<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ibukota Baru</title>
	<atom:link href="http://ibukotabaru.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ibukotabaru.wordpress.com</link>
	<description>Jakarta Krisis, Perlu Ibukota Baru</description>
	<lastBuildDate>Sun, 11 Feb 2007 07:12:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ibukotabaru.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Ibukota Baru</title>
		<link>http://ibukotabaru.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ibukotabaru.wordpress.com/osd.xml" title="Ibukota Baru" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ibukotabaru.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Megapolitik megapolitan</title>
		<link>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/11/megapolitik-megapolitan/</link>
		<comments>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/11/megapolitik-megapolitan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Feb 2007 07:12:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/11/megapolitik-megapolitan/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Indra J. Piliang DALAM pembahasan revisi UU No 34/1999 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Negara Republik Indonesia, Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menawarkan konsep megapolitan. Ada yang menduga, tawaran itu lebih ke arah pencarian karier politik berikutnya bagi Sutiyoso. Tetapi, kalau ditinjau dari aspek di luar politik, tentunya tawaran itu begitu memukau. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibukotabaru.wordpress.com&amp;blog=766900&amp;post=25&amp;subd=ibukotabaru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>                                                        Oleh : Indra J. Piliang</p>
<p>DALAM pembahasan revisi UU No 34/1999 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Negara Republik Indonesia, Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menawarkan konsep megapolitan. Ada yang menduga, tawaran itu lebih ke arah pencarian karier politik berikutnya bagi Sutiyoso. Tetapi, kalau ditinjau dari aspek di luar politik, tentunya tawaran itu begitu memukau.</p>
<p>Tawaran mantan Pangdam V Jaya, yang mampu bertahan sebagai Gubernur DKI Jakarta selama dua periode (1997-2007), dan melewati tahun-tahun penuh gejolak dalam lima masa kepresidenan (Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono) ini, rupanya menarik perhatian khalayak. Bukan hanya karena konsep ini kontroversial, melainkan juga mengandung banyak pertanyaan.</p>
<p>Sebagaimana diberitakan, Jakarta Megapolitan merupakan sebuah konsep manajemen tata ruang. Dalam konsep itu, Jakarta dan wilayah penyangga di sekitarnya seperti Bogor, Tangerang, Bekasi, Depok, Puncak, dan Cianjur, berada dalam satu manajemen tata ruang yang tentunya berimplikasi kepada kesatuan administrasi. Sementara, hak para eksekutif dan legislatif di wilayah-wilayah itu tidak akan dikurangi, dalam kaitannya dengan UU No 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah.</p>
<p><span id="more-25"></span></p>
<p>Ibarat galaksi Bima Sakti, Jakarta akan menjadi matahari, kota-kota lain mengi- tari sebagai planetnya. Atau Jakarta adalah bumi, sementara kota-kota lain adalah satelitnya.</p>
<p>Dari segi politik dan pemerintahan, konsep megapolitan ini menyiratkan model-model lama. Akumulasi kapital akan memusat di kota megapolitan itu, sehingga menjadi magnet bagi kekuatan politik mana pun untuk memperebutkannya. Ia bukan hanya akan melanjutkan konsep pembangunan Orde Baru yang mengagungkan pertumbuhan, tetapi juga akan melebarkan kesenjangan antara kelompok-kelompok miskin kota dengan kalangan ekonomi mapan.</p>
<p>Ahmaddin Ahmad (Agustus 2002) telah menulis panjang lebar menyangkut redesain Jakarta. Ia menggarisbawahi, betapa kecenderungan perkembangan megapolitan justru menimbulkan semakin besarnya derajat penderitaan kaum miskin di perkotaan karena mengalami marginalitas ekonomi, sosial, maupun akses budaya. Selain itu, menajamnya masalah-masalah sosial perkotaan seperti konflik sosial, karakter kejahatan, prostitusi, anak jalanan, dan endemiknya amuk massa yang menyerang rasa tertib sosial (hal 4).</p>
<p>Dehumanisasi</p>
<p>Sejak awal, Jakarta memang tidak layak dibangun. Daerah muara Sungai Ciliwung ini terlalu banyak membawa penyakit-penyakit masyarakat tropis. Ribuan orang Eropa meninggal dunia karena malaria. Tidak heran, kalau Raffles pernah mencoba memindahkannya ke Bogor. Hasil pekerjaan Raffles masih kita rasakan, yakni Kebun Raya Bogor yang menghimpun banyak kekayaan tumbuhan-tumbuhan.</p>
<p>Bahkan, Soekarno pernah berencana mau memindahkan ibu kota negara ini. Tetapi, konflik politik di kalangan elite tidak juga berhasil merealisasikan impian itu. Padahal, sudah banyak contoh dalam sejarah tentang pemindahan pusat-pusat ibu kota negara dan kerajaan. Jakarta terus dibangun, dirubuhkan, dibangun lagi, lantas dirubuhkan kembali.</p>
<p>Ketika kampus-kampus mulai dipindahkan ke luar Jakarta, pusat pemerintahan dan politik tetap dipertahankan. Barak-barak militer dan kepolisian, juga sudah mulai diungsikan ke Cilangkap dan Kelapa Dua, begitu juga Bandara Cengkareng.</p>
<p>Rencana menjadikan Jakarta dan kota-kota sekitarnya dengan konsep megapolitan adalah sebentuk kemunduran ke masa prasejarah. Saat itu, stupa-stupa dan candi-candi dibangun sebagai simbol kemajuan zaman. Manuskrip-manuskrip tidak lagi dipikirkan, sebagai simbol kemajuan ilmu pengetahuan yang sebetulnya juga dihasilkan oleh sejumlah raja dan ratu.</p>
<p>Pembangunan Jakarta pada era Sutiyoso juga memperlihatkan kemunduran itu. Yang bisa dibangun adalah taman-taman, patung-patung, juga jalan-jalan dan gedung-gedung. Sementara, penyakit negara-negara tropis yang berusia berabad-abad terus-menerus hadir, seperti muntaber, tipus, dan bahkan busung lapar. Konsep pembangunan kemanusiaan sama sekali dinafikan. Jakarta menjulang menjangkau awan, sementara kaum miskin papa tergeletak di jalan-jalan dalam keadaan mengenaskan.</p>
<p>Konsep pembangunan Jakarta yang dehumanistis itulah yang sepertinya hendak ditularkan ke kota-kota lain. Herannya, konsep ini seperti hendak melenggang sendirian lewat pertimbangan keuntungan dan keuntungan. Seolah-olah, sebuah kota hanya ditujukan sebagai pusat penumpukan dan pengumpulan kapital. Aspek-aspek sosial, budaya, pengetahuan, dan kemampuan kota itu sendiri tidak diperhatikan.</p>
<p>Satu hal yang tampak nyata adalah usaha terus menerus mengeksploitasi Jakarta sebagai magnet bagi kepentingan politik. Konsep megapolitan mustahil bisa dilepaskan dari konsep megapolitik. Dukungan struktural seperti pengelolaan di tangan satu kementerian atau dibentuknya badan khusus adalah bentuk dari keinginan megapolitik itu.</p>
<p>Sehingga kota-kota lainnya, yang berhubungan dengan Jakarta sebagai megapolitan secara politik haruslah dikuasai oleh satu kelompok politik tertentu. Konsep megapolitan haruslah juga terhubung dengan kesamaan platform dan program kerja masing-masing partai politik, kalau tidak akan muncul diskontinuitas hanya karena kepala daerahnya berbeda program.</p>
<p>Desentralisasi</p>
<p>Padahal, dalam era desentralisasi politik yang sudah mulai berjalan, faktor-faktor lokal sangat dominan. Depok, misalnya, adalah area percontohan konsep pembangunan dan pemerintahan dari Partai Keadilan Sejahtera karena puluhan ribu kader inti PKS tinggal di sana. Sementara Jakarta, masih terkapling- kapling ke dalam berbagai jenis afiliasi politik. Begitu pula Tangerang dan Cianjur. Menafikan sama sekali perbedaan-perbedaan politik itu sama saja dengan menutup mata atas dinamika demokrasi.</p>
<p>Justru, dalam era otonomi daerah yang harus dibangun adalah sentra-sentra ekonomi baru di banyak kota, tidak lantas meletakkan sepuluh telor dalam satu keranjang. Coba bayangkan, dengan dana yang begitu besar terpusat di Jakarta dan sekitarnya, lantas tiba-tiba muncul krisis baru yang entah apa, nasib jutaan orang dipertaruhkan. Ketika Pasar Tanah Abang terbakar, bukan hanya para pedagangnya yang menderita, melainkan juga mengurangi secara signifikan sumber pendapatan masyarakat Sumatera Barat, misalnya, yang biasanya mengirimkan uang miliaran rupiah ke kampungnya. Ketika dunia perbankan di Jakarta rontok pada tahun 1997, orang-orang daerah yang tidak punya simpanan di bank ikut menderita.</p>
<p>Jakarta harus dirapikan, dirampingkan, dan dihentikan pembangunannya. Yang perlu adalah pemeliharaan atas apa-apa yang selama ini ada di atasnya. Bangunan- bangunan kuno dan bersejarah perlu mendapat perhatian. Rumah-rumah kumuh layak ditata sesuai dengan standar kesehatan dan kesejah- teraan hidup.</p>
<p>Orientasi ke dalam masyarakat Jakarta sendiri jauh lebih utama, ketimbang terus mengaitkannya dengan daerah-daerah lain yang memunculkan persoalan baru. Bukankah pembangunan jalan tol Padalarang malah memunculkan polusi dan kemacetan luar biasa di Bandung?</p>
<p>Masih banyak daerah lain yang bisa dibangun. Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua adalah daerah-daerah yang memerlukan kota-kota baru yang lebih manusiawi. Beberapa daerah kehilangan penduduk potensialnya karena mereka datang ke Jakarta untuk mendapatkan penghasilan layak.</p>
<p>Harus ada upaya menguranginya, demi tercapainya keadilan dan pemerataan. Jakarta mungkin akan dikenang sebagai kota yang berabad-abad turut menjadi masalah bagi Indonesia, selama ini, bukan malah menjadi solusi dari masalah demi masalah itu. *</p>
<p>Sumber : Suara Pembaruan</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibukotabaru.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibukotabaru.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibukotabaru.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibukotabaru.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibukotabaru.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibukotabaru.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibukotabaru.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibukotabaru.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibukotabaru.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibukotabaru.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibukotabaru.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibukotabaru.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibukotabaru.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibukotabaru.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibukotabaru.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibukotabaru.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibukotabaru.wordpress.com&amp;blog=766900&amp;post=25&amp;subd=ibukotabaru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/11/megapolitik-megapolitan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c2d5d79e5cb4704e7d35f4130388e77?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">editor</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Presiden: Banjir di Jakarta Bukan Bencana Nasional</title>
		<link>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/11/presiden-banjir-di-jakarta-bukan-bencana-nasional/</link>
		<comments>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/11/presiden-banjir-di-jakarta-bukan-bencana-nasional/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Feb 2007 06:52:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/11/presiden-banjir-di-jakarta-bukan-bencana-nasional/</guid>
		<description><![CDATA[Pemerintah Pusat tidak menetapkan bencana banjir yang terjadi di Jakarta, sebagai kategori bencana nasional, karena memandang pemerintah daerah masih dapat berfungsi dengan baik dan masih dapat melakukan tugas-tugasnya. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam jumpa pers usai rapat koordinasi terbatas mengenai penanganan banjir di Kantor presiden Jakarta, Jumat. &#8220;Pemerintah DKI Jakarta masih dapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibukotabaru.wordpress.com&amp;blog=766900&amp;post=21&amp;subd=ibukotabaru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah Pusat tidak menetapkan bencana banjir yang terjadi di Jakarta, sebagai kategori bencana nasional, karena memandang pemerintah daerah masih dapat berfungsi dengan baik dan masih dapat melakukan tugas-tugasnya.</p>
<p>Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam jumpa pers usai rapat koordinasi terbatas mengenai penanganan banjir di Kantor presiden Jakarta, Jumat.</p>
<p>&#8220;Pemerintah DKI Jakarta masih dapat berfungsi dengan baik, masih dapat mengemban tugas-tugasnya. Dengan demikian kita tidak mengangkatnya menjadi masalah bencana nasional dan diambil &#8216;over&#8217; oleh Bakornas,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Presiden, pemerintah pusat lebih memilih untuk melihat kondisi pemerintah daerah dalam menentukan status suatu bencana alam.</p>
<p>&#8220;Masalah status ini mesti kita pastikan dalam rencana undang-undang tentang bencana alam yang sedang kita godok bersama di DPR karena setiap bencana pastinya isunya mengenai bencana nasional atau bukan,&#8221; katanya.</p>
<p><span id="more-21"></span></p>
<p>Jika sumber daya masih ada, lanjut presiden, maka semua upaya penanganan dapat ditangani pemerintah daerah dan dalam konteks ini Bakornas hanya bertugas membantu kebutuhan Pemda.</p>
<p>&#8220;Kecuali jika skalanya besar sekali seperti yang terjadi di Aceh saat Pemda lumpuh tidak bisa apa-apa maka pemerintah pusat akan mengambil alih,&#8221; katanya.</p>
<p>Saat ditanya mengenai munculnya sejumlah usulan pemindahan ibukota dari Jakarta, presiden menolak berkomentar terlalu banyak. &#8220;Saya tidak bisa memberikan komentar terlalu dini,&#8221; katanya.</p>
<p>Pemindahan ibukota dari Jakarta, lanjutnya barangkali di satu sisi bisa menghindarkan diri dari masalah struktural atau fundamental, tetapi bisa dibayangkan juga masalah dari segi sumber daya dan pendanaan yang akan muncul.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu, silahkan jika ada yang punya pendapat. Ini demokrasi, ini tempat kita menyatukan pikiran atau gagasan dan intelektualitas kita, tetapi sebagai kepala negara saya tidak terlalu cepat memberikan statement tepat atau tidak tepat,&#8221; katanya.</p>
<p>Namun, presiden juga mengatakan bahwa ide pemindahan ibukota tersebut akan melahirkan kompleksitas tersendiri. Presiden juga mengatakan, ide pemindahan ibukota pernah juga muncul beberapa waktu yaitu ke kota Jonggol di Bogor. &#8220;Tetapi apakah Jonggol masih layak, itu perlu dilihat juga. Ide itu kita dengar tetapi sekarang kita masih prioritaskan ke penanganan banjir,&#8221; katanya. antara<br />
abi</p>
<p>Sumber : Republika</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibukotabaru.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibukotabaru.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibukotabaru.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibukotabaru.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibukotabaru.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibukotabaru.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibukotabaru.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibukotabaru.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibukotabaru.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibukotabaru.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibukotabaru.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibukotabaru.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibukotabaru.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibukotabaru.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibukotabaru.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibukotabaru.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibukotabaru.wordpress.com&amp;blog=766900&amp;post=21&amp;subd=ibukotabaru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/11/presiden-banjir-di-jakarta-bukan-bencana-nasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c2d5d79e5cb4704e7d35f4130388e77?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">editor</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SBY Persilakan Wacana Pemindahan Ibukota</title>
		<link>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/11/sby-persilakan-wacana-pemindahan-ibukota/</link>
		<comments>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/11/sby-persilakan-wacana-pemindahan-ibukota/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Feb 2007 06:46:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/11/sby-persilakan-wacana-pemindahan-ibukota/</guid>
		<description><![CDATA[Presiden SBY mempersilakan wacana pemindahan ibukota dari Jakarta. Menurut SBY, dalam berdemokrasi setiap orang bebas berpendapat. &#8220;Silakan kalau punya pendapat a,b c d. Ini demokrasi, ini tempat untuk menyatukan pemikiran, gagasan dan intelektualitas,&#8221; kata SBY di Istana Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (9/2/2007). SBY menjelaskan pemindahan ibukota dari Jakarta bisa dilihat dari berbagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibukotabaru.wordpress.com&amp;blog=766900&amp;post=20&amp;subd=ibukotabaru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Presiden SBY mempersilakan wacana pemindahan ibukota dari Jakarta. Menurut SBY, dalam berdemokrasi setiap orang bebas berpendapat.</p>
<p>&#8220;Silakan kalau punya pendapat a,b c d. Ini demokrasi, ini tempat untuk menyatukan pemikiran, gagasan dan intelektualitas,&#8221; kata SBY di Istana Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (9/2/2007).</p>
<p>SBY menjelaskan pemindahan ibukota dari Jakarta bisa dilihat dari berbagai sisi seperti menghindari masalah strukural dan fundamental maupun dana.</p>
<p>&#8220;Tapi sebagai kepala negara tidak akan terlalu cepat untuk memberikan statement, tepat<br />
atau tidak tepat,&#8221; ujar SBY.</p>
<p>Dalam bayangan SBY, tentu ada kompasitas sendiri unutk memindahkan ibukota ke tempat lain.</p>
<p>&#8220;Dulu ada rencana dipindahkan ke Jonggol, tapi apakah masih disable atau tidak. Tapi yang penting adalah dalam demokrasi kita bisa<br />
berkomunikasi lebih lanjut lagi,&#8221; terang dia.</p>
<p>Sumber : Detikcom</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibukotabaru.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibukotabaru.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibukotabaru.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibukotabaru.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibukotabaru.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibukotabaru.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibukotabaru.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibukotabaru.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibukotabaru.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibukotabaru.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibukotabaru.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibukotabaru.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibukotabaru.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibukotabaru.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibukotabaru.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibukotabaru.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibukotabaru.wordpress.com&amp;blog=766900&amp;post=20&amp;subd=ibukotabaru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/11/sby-persilakan-wacana-pemindahan-ibukota/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c2d5d79e5cb4704e7d35f4130388e77?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">editor</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mencermati Pro-Kontra Megapolitan Jabodetabekjur</title>
		<link>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/11/mencermati-pro-kontra-megapolitan-jabodetabekjur/</link>
		<comments>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/11/mencermati-pro-kontra-megapolitan-jabodetabekjur/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Feb 2007 06:09:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/11/mencermati-pro-kontra-megapolitan-jabodetabekjur/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Yayat Supriatna Jabodetabekjur sudah lama direncanakan secara formal melalui keppres sebagai kawasan yang harus dibangun secara terencana dan terpadu. Akan tetapi, dalam kenyataannya, kawasan ini telah tumbuh menjadi kawasan yang disharmoni, baik dari aspek pembangunan wilayahnya maupun penataan ruang. Tidak terjalin adanya orkestra musik pembangunan yang seirama. Masing-masing daerah memainkan irama musiknya sesuai dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibukotabaru.wordpress.com&amp;blog=766900&amp;post=19&amp;subd=ibukotabaru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><em><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"><em>Oleh Yayat Supriatna</em></font></em></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Jabodetabekjur sudah lama direncanakan secara formal melalui keppres sebagai kawasan yang harus dibangun secara terencana dan terpadu. Akan tetapi, dalam kenyataannya, kawasan ini telah tumbuh menjadi kawasan yang disharmoni, baik dari aspek pembangunan wilayahnya maupun penataan ruang. Tidak terjalin adanya orkestra musik pembangunan yang seirama.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Masing-masing daerah memainkan irama musiknya sesuai dengan selera masing-masing. Walaupun sudah ada partitur lagu dalam bentuk rencana tata ruang Jabodetabekjur dan sudah dibentuk orkestra band dalam wadah Badan Kerja Sama Pembangunan (BKSP), dalam kenyataannya, BKSP tidak mampu memainkan perannya. Akibatnya, kelembagaan ini kehilangan roh dan daya geregetnya.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Setiap grup musik daerah otonom lebih menyukai irama musik dari kelompok sendiri, dan terjadilah suara gaduh saling menyalahkan di Jabodetabekjur akibat salah satu pihak selalu merasa dirugikan akibat permainan musik otonomi atau perasaan egoisme sektoral berlebihan.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Adanya niat Gubernur DKI Sutiyoso untuk mengajukan ide Megapolitan Jakarta sebagai dasar penataan kembali irama pembangunan di Jabodetabekjur secara sepihak merupakan suatu ide yang berani dan menimbulkan polemik besar.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Ide ini muncul di tengah ketidakpastian siapa sebenarnya yang paling akan diuntungkan dengan konsep megapolitan ini secara tidak langsung. Akan tetapi, dengan adanya usul RUU tentang Megapolitan Jakarta, semakin menegaskan bahwa kawasan ini tidak bisa ditangani secara setengah hati lagi. Dari sisi kewilayahan fungsional, baik ekologis dan ekonomis kawasan ini sudah sulit untuk dipisahkan.</font></p>
<p><span id="more-19"></span><br />
<font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Sikap kontra yang dikemukakan Provinsi Jawa Barat dan Banten menunjukkan masih adanya keraguan, sejauh mana manfaat yang dapat dirasakan dengan konsep megapolitan ini terhadap eksistensi wilayah dan kesejahteraan masyarakat di masing-masing provinsi.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Apakah kabupaten dan kota di Jabodetabekjur akan dilebur atau tetap dipertahankan, tetapi dengan melakukan revisi pada aturan sistem penyelenggaraan pemerintahannya. Lewat usulan revisi terhadap UU No 34 Tahun 1999 tentang Pemprov DKI Jakarta, maka terdapat empat isu pokok yang harus diperjelas RUU tentang Ibu Kota Negara perihal Megapolitan Jakarta ini. Dengan demikian, tidak menimbulkan polemik yang berkepanjangan dengan pihak Jabar, Banten, dan juga pemerintah pusat.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Keempat isu meliputi (1) kedudukan dan status daerah otonom, (2) pengaturan wilayah tata ruang, (3) pengaturan kawasan khusus, dan (4) penyelenggaraan urusan pemerintahan.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Isi RUU tentang Ibu Kota Negara yang baru ini secara sekilas tak akan mencaplok atau menghilangkan keberadaan daerah otonom di Jabodetabekjur. Hanya saja, masalah kesetaraan antara Jakarta dan tetangganya ini akan jadi ganjalan ke depan jika RUU ini disahkan. Dari aspek tata ruang, permasalahan utama terletak pada Rencana Tata Ruang Ibu Kota Negara adalah melingkupi Jabodetabekjur sebagai kawasan megapolitan.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Substansi ini dianggap terlalu Jakarta-sentris, atau dirasakan akan muncul unsur pemaksaan kehendak pada saat proses penyusunan rencana tata ruang sekaligus dalam masalah pemanfaatan dan pengendalian/perizinan ruangnya.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Untuk pengelolaan kawasan khusus, inti permasalahannya terkait dengan kewenangan pengelolaan beberapa lokasi strategis di Ibu Kota yang masih berada di tangan Sekneg (pusat), seperti kawasan Bandar Kemayoran dan Gelora Bung Karno.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Yang menjadi pertanyaan, bersediakah pusat melepaskan kewenangan pengelolaannya kepada DKI? Poin terakhir yang harus dituntaskan untuk penyelenggaraan pemerintahannya, siapakah yang akan menjadi jenderal atau direktur di kawasan ini? Gubernur DKI, Menteri Koordinator Kawasan Megapolitan, atau seorang Ketua Forum Koordinasi Pembangunan?</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Yayat Supriatna <em>Pengajar Jurusan Teknik Planologi Universitas Trisakti Jakarta</em></font></p>
<p>Sumber : Kompas</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibukotabaru.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibukotabaru.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibukotabaru.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibukotabaru.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibukotabaru.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibukotabaru.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibukotabaru.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibukotabaru.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibukotabaru.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibukotabaru.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibukotabaru.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibukotabaru.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibukotabaru.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibukotabaru.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibukotabaru.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibukotabaru.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibukotabaru.wordpress.com&amp;blog=766900&amp;post=19&amp;subd=ibukotabaru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/11/mencermati-pro-kontra-megapolitan-jabodetabekjur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c2d5d79e5cb4704e7d35f4130388e77?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">editor</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PEMINDAHAN IBUKOTA NEGARA DAPAT MASUK DALAM RUU PR</title>
		<link>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/pemindahan-ibukota-negara-dapat-masuk-dalam-ruu-pr/</link>
		<comments>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/pemindahan-ibukota-negara-dapat-masuk-dalam-ruu-pr/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Feb 2007 08:36:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/pemindahan-ibukota-negara-dapat-masuk-dalam-ruu-pr/</guid>
		<description><![CDATA[Usulan memindahkan ibukota negara dari DKI Jakarta ke tempat lain dapat merupakan salah satu solusi alternatif yang dapat dimasukkan dalam Rancangan UU Penataan Ruang (RUU PR). Gagasan tersebut terkait dengan penegasan pemisahan fungsi ibukota Negara dengan fungsi lainnya. Pernyataan tersebut sampaikan Wakil Ketua Pansus RUU PR DPR-RI Abdullah Azwar Anas usai Rapat Dengar Pendapat Umum [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibukotabaru.wordpress.com&amp;blog=766900&amp;post=18&amp;subd=ibukotabaru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Usulan memindahkan ibukota negara dari DKI Jakarta ke tempat lain dapat merupakan salah satu solusi alternatif yang dapat dimasukkan dalam Rancangan UU Penataan Ruang (RUU PR).</p>
<p>Gagasan tersebut terkait dengan penegasan pemisahan fungsi ibukota Negara dengan fungsi lainnya. Pernyataan tersebut sampaikan Wakil Ketua Pansus RUU PR DPR-RI Abdullah Azwar Anas usai Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) tentang RUU PR dengan beberapa kalangan media massa di Jakarta, Kamis (8/6). Hadir dari kalangan media massa Pemred TPI, Wapemred RCTI, dan Wapemred Republika.</p>
<p>Selama ini Ibukota Jakarta mengemban banyak fungsi, selain sebagai pusat pemerintahan juga sebagai pusat bisnis. Dengan pemindahan ibukota negara diharapkan fungsi administrasi pemerintahan akan lebih efektif. Selain itu pemindahan ini juga diikuti penyebaran penduduk sehingga tidak terkonsentrasi di Jakarta.</p>
<p>“Fungsi-fungsi di ibukota negara terganggu, karena Jakarta sudah sangat padat yang dihuni oleh lebih dari 11 juta penduduk dan mungkin merupakan ibukota negara terpadat di dunia” tutur Azwar Anas.</p>
<p><span id="more-18"></span></p>
<p>Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Penataan Ruang Departemen PU Hermanto Dardak mengatakan, hakekatnya penataan kota memang memerlukan pemisahan yang tegas antara beberapa fungsi. Namun untuk memindahkan ibukota negara diperlukan kesiapan yang sangat baik termasuk dalam hal biaya yang sangat besar.</p>
<p>“Kalau realistis kita melihat pendanaan saat ini, yang bisa kita lakukan saat ini ialah penegasan fungsi-fungsi yang ada dapat berperan sebagaimana mestinya” tambah Dardak. Untuk Jakarta misalnya, Hermanto Dardak menjelaskan sudah saatnya membangun tempat tinggal bagi warga dengan desain vertikal.</p>
<p>Hal ini menguntungkan karena dapat menampung jumlah orang banyak dalam lahan yang relatif kecil. Seperti halnya Jepang orang memang tinggal di flat-flat, saat ini pun para eksekutif muda di Jakarta mulai menyukai tinggal di flat.“Untuk menarik orang agar mau tinggal di bangunan vertikal bisa dilakukan dengan pemberian insentif, seperti tarif listrik yang lebih murah misalnya” tambahnya.</p>
<p>Dengan banyak orang yang tinggal dalam bangunan vertikal, diharapkan ruang yang dimanfaatkan sebagai lahan hijau akan bertambah. Selanjutnya para pengembang yang diberikan ijin membangun perumahan vertikal di pusat kota , harus membebaskan luas lahan di lokasi tertentu untuk lahan hijau sebagai preverensi.</p>
<p>Saat ini pemerintah bersama DPR-RI sedang sibuk membahas RUU PR, yang merupakan revisi dari UU PR No. 24 Tahun 1992. UU PR yang baru pada intinya memuat tiga hal pokok. Pertama, adanya insentif dan disinsentif. Bahwa penataan ruang selain bersifat preventif, untuk menjaga apa yang sudah dibangun dalam jangka panjang bisa betul-betul sesuai dengan lahan yang ada. Selain itu juga bersifat kuratif, karena ternyata sekarang ini banyak daerah-daerah yang seharusnya lindung sudah difungsikan untuk hal-hal lain.</p>
<p>Disamping mengatur adanya insentif dan disinsentif juga memperbaiki masalah kewenangan, baik di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Dalam hal ini, provinsi yang dulunya tidak bisa mengawasi kabupaten, dengan UU PR yang baru nanti juga bisa mengawasi kabupaten. Selain itu ada interdependensi antara provinsi dengan kabupaten/kota, yakni ada sistem provinsi yang dilaksanakan di kabupaten.</p>
<p>Sanksi yang dikenakan nantinya kepada pelanggar tata ruang maupun pemberi izin tidak saja berupa sanksi administratif, tetapi juga pidana, yang akan diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP). Ketegasan sanksi tersebut diambil agar memberikan efek jera kepada para pelanggar.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibukotabaru.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibukotabaru.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibukotabaru.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibukotabaru.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibukotabaru.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibukotabaru.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibukotabaru.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibukotabaru.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibukotabaru.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibukotabaru.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibukotabaru.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibukotabaru.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibukotabaru.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibukotabaru.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibukotabaru.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibukotabaru.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibukotabaru.wordpress.com&amp;blog=766900&amp;post=18&amp;subd=ibukotabaru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/pemindahan-ibukota-negara-dapat-masuk-dalam-ruu-pr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c2d5d79e5cb4704e7d35f4130388e77?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">editor</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surjadi Soedirdja: Perlu Studi Mendalam</title>
		<link>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/surjadi-soedirdja-perlu-studi-mendalam/</link>
		<comments>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/surjadi-soedirdja-perlu-studi-mendalam/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Feb 2007 07:52:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/surjadi-soedirdja-perlu-studi-mendalam/</guid>
		<description><![CDATA[Mantan Gubernur DKI Jakarta Surjadi Soedirdja (1992-1997) mengatakan, inisiatif pemindahan Ibu Kota atau pusat pemerintahan negara diperlukan studi mendalam. Pemindahan ibu kota negara, seperti yang pernah disebut-sebut ke Jonggol, dapat dilakukan, tetapi membutuhkan waktu jangka panjang. &#8220;Pemindahan Ibu Kota jangan hanya menjadi wacana, tetapi harus menjadi kajian melalui studi mendalam,&#8221; kata Surjadi, Rabu (14/6), dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibukotabaru.wordpress.com&amp;blog=766900&amp;post=17&amp;subd=ibukotabaru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="Section1">
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span class="SpellE">Mantan</span> <span class="SpellE">Gubernur</span> DKI <strong>Jakarta</strong> <span class="SpellE">Surjadi</span> <span class="SpellE">Soedirdja</span> (1992-1997) <span class="SpellE">mengatakan</span>, <span class="SpellE">inisiatif</span> <span class="SpellE"><strong>pemindahan</strong></span> <span class="SpellE">Ibu</span> Kota <span class="SpellE">atau</span> <span class="SpellE">pusat</span> <span class="SpellE">pemerintahan</span> <span class="SpellE">negara</span> <span class="SpellE">diperlukan</span> <span class="SpellE">studi</span> <span class="SpellE">mendalam</span>. <span class="SpellE"><strong>Pemindahan</strong></span> <span class="SpellE">ibu</span> <span class="SpellE"><span class="GramE">kota</span></span> <span class="SpellE">negara</span>, <span class="SpellE">seperti</span> yang <span class="SpellE">pernah</span> <span class="SpellE">disebut-sebut</span> <span class="SpellE">ke</span> <span class="SpellE">Jonggol</span>, <span class="SpellE">dapat</span> <span class="SpellE">dilakukan</span>, <span class="SpellE">tetapi</span> <span class="SpellE">membutuhkan</span> <span class="SpellE">waktu</span> <span class="SpellE">jangka</span> <span class="SpellE">panjang</span>. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">&#8220;<span class="SpellE"><strong>Pemindahan</strong></span> <span class="SpellE">Ibu</span> Kota <span class="SpellE">jangan</span> <span class="SpellE">hanya</span> <span class="SpellE">menjadi</span> <span class="SpellE"><strong>wacana</strong></span>, <span class="SpellE">tetapi</span> <span class="SpellE">harus</span> <span class="SpellE">menjadi</span> <span class="SpellE">kajian</span> <span class="SpellE">melalui</span> <span class="SpellE">studi</span> <span class="SpellE">mendalam</span>,&#8221; <span class="SpellE">kata</span> <span class="SpellE">Surjadi</span>, <span class="SpellE">Rabu</span> (14/6), <span class="SpellE">dalam</span> forum <span class="SpellE">rapat</span> <span class="SpellE">dengar</span> <span class="SpellE">pendapat</span> <span class="SpellE">umum</span> (RDPU) yang <span class="SpellE">diselenggarakan</span> <span class="SpellE">Panitia</span> <span class="SpellE">Khusus</span> <span class="SpellE">Rancangan</span> <span class="SpellE">Undang-Undang</span> (<span class="SpellE">Pansus</span> RUU) <span class="SpellE">Ibu</span> Kota Negara DPR RI. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span class="SpellE"><span class="GramE"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Surjadi</span></span></span><span class="GramE"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> <span class="SpellE">beserta</span> <span class="SpellE">kelompok-kelompok</span> <span class="SpellE">masyarakat</span> <span class="SpellE">di</span> <strong>Jakarta</strong> <span class="SpellE">dimintai</span> <span class="SpellE">masukan</span> <span class="SpellE">Pansus</span> RUU <span class="SpellE">Ibu</span> Kota.</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> <span class="SpellE">Berbagai</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">masyarakat</span> <span class="SpellE">itu</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">antaranya</span> <span class="SpellE">Badan</span> <span class="SpellE">Musyawarah</span> <span class="SpellE">Betawi</span>, <span class="SpellE">Ikatan</span> <span class="SpellE">Warga</span> <strong>Jakarta</strong>, Forum <span class="SpellE">Betawi</span> <span class="SpellE">Rempug</span>, <span class="SpellE">Paguyuban</span> <span class="SpellE">Masyarakat</span> <span class="SpellE">Tionghoa</span>, <span class="SpellE">Perkumpulan</span> <span class="SpellE">Masyarakat</span> <span class="SpellE">Ambon</span>, <span class="SpellE">Kerukunan</span> <span class="SpellE">Warga</span> <span class="SpellE">Sulawesi</span>, <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">Paguyuban</span> <span class="SpellE">Masyarakat</span> Papua. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span class="SpellE"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Menurut</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> <span class="SpellE">Ketua</span> <span class="SpellE">Pansus</span> RUU <span class="SpellE">Ibu</span> Kota Effendi MS <span class="SpellE">Simbolon</span>, <span class="SpellE">masukan</span> <span class="SpellE">dari</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">masyarakat</span> <span class="SpellE">etnis</span> <span class="SpellE">di</span> <strong>Jakarta</strong> <span class="SpellE">terkait</span> <span class="SpellE">terkait</span> <span class="SpellE">dengan</span> <span class="SpellE">komposisi</span> <span class="SpellE">masyarakat</span> yang <span class="SpellE">tinggal</span> <span class="SpellE">di</span> <strong>Jakarta</strong> <span class="SpellE">terdiri</span> <span class="SpellE">atas</span> <span class="SpellE">banyak</span> <span class="SpellE">etnis</span>. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span class="GramE"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Dari <span class="SpellE">sebagian</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">etnis</span> <span class="SpellE">Betawi</span>, <span class="SpellE">misalnya</span>, <span class="SpellE">mengharapkan</span> <span class="SpellE">perhatian</span> <span class="SpellE">pemerintah</span> <span class="SpellE">supaya</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">untuk</span> <span class="SpellE">melestarikan</span> <span class="SpellE">budaya</span> <span class="SpellE">Betawi</span>.</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> (NAW)</span></p>
<p style="text-align:justify;"> Sumber : kompas</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibukotabaru.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibukotabaru.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibukotabaru.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibukotabaru.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibukotabaru.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibukotabaru.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibukotabaru.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibukotabaru.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibukotabaru.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibukotabaru.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibukotabaru.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibukotabaru.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibukotabaru.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibukotabaru.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibukotabaru.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibukotabaru.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibukotabaru.wordpress.com&amp;blog=766900&amp;post=17&amp;subd=ibukotabaru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/surjadi-soedirdja-perlu-studi-mendalam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c2d5d79e5cb4704e7d35f4130388e77?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">editor</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Status Kepala Daerah DKI Tidak Perlu Setingkat Menteri</title>
		<link>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/status-kepala-daerah-dki-tidak-perlu-setingkat-menteri/</link>
		<comments>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/status-kepala-daerah-dki-tidak-perlu-setingkat-menteri/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Feb 2007 07:48:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/status-kepala-daerah-dki-tidak-perlu-setingkat-menteri/</guid>
		<description><![CDATA[“Buat apa jabatan tinggi-tinggi tapi nggak puguh kewenangannya,” kata Surjadi kepada panitia khusus RUU Daerah Ibukota Negara RI di DPR-RI, Rabu (14/6). Menanggapi wacana pemindahan lokasi ibukota, Surjadi memberikan masukan bahwa pemindahan tersebut tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Perlu dana yang besar dan kajian yang lebih mendalam untuk memindahkan ibukota dari Jakarta ke luar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibukotabaru.wordpress.com&amp;blog=766900&amp;post=16&amp;subd=ibukotabaru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="isi-news">“Buat apa jabatan tinggi-tinggi tapi nggak puguh kewenangannya,” kata Surjadi</p>
<p>kepada panitia khusus RUU Daerah <strong>Ibukota</strong> Negara RI  di DPR-RI, Rabu (14/6).<br />
Menanggapi <strong>wacana</strong> <strong>pemindahan</strong> lokasi <strong>ibukota</strong>, Surjadi memberikan masukan bahwa <strong>pemindahan</strong> tersebut tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Perlu dana yang besar dan kajian yang lebih mendalam untuk memindahkan <strong>ibukota</strong> dari <strong>Jakarta</strong> ke luar <strong>Jakarta</strong>.</p>
<p>Ia juga mengatakan, harus ada naskah akademik yang cukup tentang apa saja yang menjadi wewenang pusat dan apa yang menjadi wewenang DKI secara rinci dengan logika material yang jelas.</p>
<p class="isi-news">
“Perlu kejelasan tentang dalam hal-hal apa Gubernur bertanggung jawab kepada Presiden dan dalam hal apa ia bertanggung jawab kepada rakyat pemilihnya. Kewenangan pengaturan transportasi oleh pemerintah DKI dirasa kurang tepat karena pembinaan sektor ini menjadi wewenang pemerintah pusat.</p>
<p class="isi-news">&nbsp;</p>
<p class="isi-news"><span id="more-16"></span></p>
<p>Dewan kota diharapkan dapat menjadi lembaga independen yang bersih dari unsur-unsur partai politik yang menjadi pendukung kebijakan di tingkat kotamadya. Pengawasan suku dinas dilakukan oleh DPRD dan masyarakat, katanya.</p>
<p>Dengan demikian peran dewan kota adalah sebagai mitra profesional kotamadya dalam pelaksanaan tugasnya. Mengenai lembaga musyawarah kelurahan, Surjadi berpendapat fungsinya harus diperjelas apakah sebagai mitra dalam kegiatan atau sebagai lembaga yang mendorong akuntabilitas publik.</p>
<p>Kepala bidang hukum Bamus Betawi, Widawara Suprida, SH mengatakan, dalam RUU yang akan dibuat perhatian tidak hanya pada aspek pemerintahan dan wilayah tetapi juga pada sisi komunitas masyarakat.</p>
<p>Ia menilai, sebagai inti masyarakat di DKI maka warga masyarakat Betawi perlu mendapat perhatian lebih dan dibentuk lembaga hukum keadatan masyarakat Betawi, sama seperti seperti Papua dan Aceh. “Negara menganut kesatuan masyarakat hukum adat , diijinkan berdasarkan UUD 45 pasal 18b.” (T. ds/id)</p>
<p class="isi-news">&nbsp;</p>
<p class="isi-news">Sumber : Depkominfo</p>
<p><!-- // CENTER  // --></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibukotabaru.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibukotabaru.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibukotabaru.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibukotabaru.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibukotabaru.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibukotabaru.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibukotabaru.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibukotabaru.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibukotabaru.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibukotabaru.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibukotabaru.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibukotabaru.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibukotabaru.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibukotabaru.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibukotabaru.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibukotabaru.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibukotabaru.wordpress.com&amp;blog=766900&amp;post=16&amp;subd=ibukotabaru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/status-kepala-daerah-dki-tidak-perlu-setingkat-menteri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c2d5d79e5cb4704e7d35f4130388e77?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">editor</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>RUU DKI tak Terkait Megapolitan</title>
		<link>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/ruu-dki-tak-terkait-megapolitan/</link>
		<comments>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/ruu-dki-tak-terkait-megapolitan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Feb 2007 07:45:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/ruu-dki-tak-terkait-megapolitan/</guid>
		<description><![CDATA[10 Tahun Lagi Ibu Kota Negara Harus Dipindah ke Lokasi Lain Panitia khusus RUU tentang Pemerintahan Prov. Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) tidak terkait dengan konsep megapolitan, seperti pernah diwacanakan Gubernur DKI Jakarta. Terkait hal itu, pansus meminta pemerintah dan masyarakat Jabar tidak mencurigai ada sponsor tertentu. Sejumlah anggota Pansus RUU Pemerintah DKI di DPR [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibukotabaru.wordpress.com&amp;blog=766900&amp;post=15&amp;subd=ibukotabaru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font face="Times New Roman"><font size="3">10 Tahun Lagi Ibu Kota Negara Harus Dipindah ke Lokasi Lain</font></font><br />
<font face="Times New Roman">                 Panitia khusus RUU tentang Pemerintahan Prov. Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) tidak terkait                 dengan konsep megapolitan, seperti pernah diwacanakan Gubernur DKI <strong>Jakarta</strong>. Terkait hal                 itu, pansus meminta pemerintah dan masyarakat Jabar tidak mencurigai ada sponsor tertentu.</font> <font face="Times New Roman">                </font></p>
<p><font face="Times New Roman">Sejumlah anggota Pansus RUU Pemerintah DKI di DPR mengungkapkan hal itu, di ruang                 Paripurna DPRD Jabar, Jln. Diponegoro, Bandung, Kamis (15/6). Mereka antara lain Endang                 Karman (FPDIP), Dr. Happy Bone Zulkarnaen, M.S. (F-Golkar), Dra. Hj. Maryamah Nugraha                 Besoes (F-Golkar), dan Dra. Lena Maryana Mukti (F-PPP).</font></p>
<p><font face="Times New Roman">                </font><font face="Times New Roman">Rombongan pansus yang dipimpin oleh Ketua Pansus, Drs. Effendi M.S. Simbolon (F-PDIP)                 tersebut, diterima Gubernur Jabar Danny Setiawan, Wakil Ketua DPRD Jabar drh. Ahmad                 Ru’yat, Wakil Gubernur Jabar, Nu’man Abdul Hakim. Hadir saat itu, mantan Anggota                 Pansus Megapolitan DPRD Jabar serta perwakilan kepala daerah dan DPRD kabupaten/kota                 se-Jabar.</font></p>
<p><font face="Times New Roman">                </font><font face="Times New Roman">Menurut Effendi, penyusunan RUU tersebut dilakukan untuk mengganti UU No. 34/1999                 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Negara Republik Indonesia <strong>Jakarta</strong>                 yang sudah tidak memadai lagi. Karena itu, UU tersebut perlu diganti dan disempurnakan                 agar seusai dengan kedudukan, fungsi, dan peran <strong>Jakarta</strong> sebagai Ibu Kota Negera Republik                 Indonesia.</font></p>
<p><span id="more-15"></span><br />
<font face="Times New Roman">                </font><font face="Times New Roman">Gubernur Danny Setiawan mengaku mengapresiasi penyempurnaan draf RUU tentang                 pemerintaha Provinsi DKI Negara RI <strong>Jakarta</strong>. Apalagi, draf tersebut telah mencantumkan                 batas wilayah sebagaimana UU pembentukan daerah otonom lainnya. </font></p>
<p><font face="Times New Roman">                </font></p>
<p align="right"><font face="Times New Roman">Dipindahkan</font></p>
<p><font face="Times New Roman">                </font><font face="Times New Roman">Pada bagian lain, Ibu kota negara RI harus dipindahkan dari <strong>Jakarta</strong> selambat-lambatnya                 10 tahun lagi atau Tahun 2016. Sebab, saat ini <strong>Jakarta</strong> sudah sangat padat sehingga sudah                 tidak layak lagi menjadi ibu kota negara. Berdasarkan hal itu, pemerintah hendaknya segera                 menyusun konsep mulai sekarang.</font></p>
<p><font face="Times New Roman">                </font><font face="Times New Roman">”Kalau pemerintah berpikiran cerdas dan mau <em>capek, ya</em> harus sudah merancang                 <strong>pemindahan</strong> ibu kota dari sekarang. Bagaimanapun, 10 tahun dari sekarang sudah harus                 pindah. Jadi, lima tahun ke depan mesti sudah ditindaklanjuti,” ujar Anggota DPR,                 Ryaas Rasyid kepada ”PR” di gedung DPRD Jabar, Kamis kemarin.</font></p>
<p><font face="Times New Roman">                </font><font face="Times New Roman">Pendapat Ryaas tersebut, menyikapi munculnya <strong>wacana</strong> tentang <strong>pemindahan</strong> ibu kota negara,                 termasuk diusulkan Gubernur Jabar. Dia sendiri mengaku sepakat dengan usulan itu,                 mengingat <strong>Jakarta</strong> sudah sangat padat dan sumpek. ”Saya akan berjuang di DPR terhadap                 usulan <strong>pemindahan</strong> ibu kota negara,” katanya menambahkan.</font></p>
<p><font face="Times New Roman">                </font><font face="Times New Roman">Sedangkan tentang lokasi yang tepat untuk ibu kota negara, menurut Ryaas, sebaiknya di                 Jawa. Alasannya, Pulau Jawa sudah sangat padat dan jenuh. ”Paling aman ke Kalimantan.                 Apalagi di sana tidak ada gempa bumi, kecuali banjir. Tapi, kalau banjir <em>kan</em>                 tinggal bikin kanal. Selain itu, tanahnya juga masih luas. Hanya memang investasinya                 besar,” tuturnya.</font></p>
<p><font face="Times New Roman">                </font><font face="Times New Roman">Mantan Menteri Negara Otonomi Daerah ini menyatakan pula, jika Kalimantan dijadikan Ibu                 Kota negara, maka diperkirakan bisa bertahan hingga 200-300 tahun ke depan. Hal itu                 disebabkan masih banyak lahan kosong di sana.</font></p>
<p><font face="Times New Roman">                </font><font face="Times New Roman">Sebelumnya, Ryaas menjelaskan, lamanya masa <strong>pemindahan</strong> ibu kota negara hingga 10 tahun,                 karena pemerintah harus membangun pusat pemerintahan baru. Selain itu, mereka juga harus                 memindahkan kantor-kantor pemerintahan, kantor-kantor kedutaan besar, dan fasilitas                 lainnya, seperti lapangan terbang. (A-136) ***</font></p>
<p>Sumber : Pikiran Rakyat</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibukotabaru.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibukotabaru.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibukotabaru.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibukotabaru.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibukotabaru.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibukotabaru.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibukotabaru.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibukotabaru.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibukotabaru.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibukotabaru.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibukotabaru.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibukotabaru.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibukotabaru.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibukotabaru.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibukotabaru.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibukotabaru.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibukotabaru.wordpress.com&amp;blog=766900&amp;post=15&amp;subd=ibukotabaru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/ruu-dki-tak-terkait-megapolitan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c2d5d79e5cb4704e7d35f4130388e77?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">editor</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketua MPR Tolak Wacana Pemindahan Ibukota</title>
		<link>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/ketua-mpr-tolak-wacana-pemindahan-ibukota/</link>
		<comments>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/ketua-mpr-tolak-wacana-pemindahan-ibukota/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Feb 2007 07:33:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/ketua-mpr-tolak-wacana-pemindahan-ibukota/</guid>
		<description><![CDATA[HIDAYAT NURWAHID Ketua MPR RI menolak wacana pemindahan Ibukota Negara dari Jakarta ke daerah lain. Wacana pemindahan Ibukota Indonesia ini muncul karena Jakarta selalu direndam banjir setiap tahunnya. Dilaporkan FAIZ reporter Suara Surabaya melaporkan, waktu memimpin kerja bakti bersih-bersih di Manggarai Jakarta Selatan tempat korban banjir, Kamis (08/02), HIDAYAT mengatakanm, sekarang ini bukan waktu yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibukotabaru.wordpress.com&amp;blog=766900&amp;post=14&amp;subd=ibukotabaru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="judul"></span><span class="isi1"> HIDAYAT NURWAHID Ketua MPR RI menolak wacana pemindahan Ibukota Negara dari Jakarta ke daerah lain. Wacana pemindahan Ibukota Indonesia ini muncul karena Jakarta selalu direndam banjir setiap tahunnya.</p>
<p>Dilaporkan FAIZ reporter Suara Surabaya melaporkan, waktu memimpin kerja bakti bersih-bersih di Manggarai Jakarta Selatan tempat korban banjir, Kamis (08/02), HIDAYAT mengatakanm, sekarang ini bukan waktu yang tepat membahas pemindahan Ibukota Negara dari Jakarta ke daerah lain. Apalagi alasannya hanya karena banjir.</p>
<p>Menurut HIDAYAT, wacana pemindahan Ibukota Negara itu merupakan sikap buru-buru dan emosional. Yang penting sekarang ini membantu masyarakat yang terkena dampak banjir dan membantu proses evakuasi.</span></p>
<p><span id="more-14"></span><br />
<span class="isi1">Beberapa fraksi di DPR RI, diantaranya Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) sudah menggulirkan perlunya pemindahan Ibukota Negara dari Jakarta ke daerah lain yang aman dari banjir.</p>
<p>MUHAIMIN ISKANDAR Ketua Umum PKB mengatakan, wacana pemindahan Ibukota Negara Indonesia dari Jakarta ke Subang Jawa Barat pernah disampaikan ABDURRAHMAN WAHID (GUS DUR) mantan Presiden RI sekitar 2 tahun lalu.</p>
<p>Sementara itu dilaporkan reporter FAIZ berdasarkan laporan Pusat Penanggulangan Krisis Depkes sampai 7 Februari malam yang disampaikan hari ini akibat banjir Jakarta, Banten, dan Jabar korban meninggal 53 jiwa, pengungsi 397.304 jiwa, pasien rawat jalan 84.399 yang dirujuk 35 orang. Pos kesehatan 587, fasilitas kesehatan yang rusak 44 di DKI Jakarta.</span></p>
<p>Sumber : suarasurabaya.net</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibukotabaru.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibukotabaru.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibukotabaru.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibukotabaru.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibukotabaru.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibukotabaru.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibukotabaru.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibukotabaru.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibukotabaru.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibukotabaru.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibukotabaru.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibukotabaru.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibukotabaru.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibukotabaru.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibukotabaru.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibukotabaru.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibukotabaru.wordpress.com&amp;blog=766900&amp;post=14&amp;subd=ibukotabaru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/ketua-mpr-tolak-wacana-pemindahan-ibukota/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c2d5d79e5cb4704e7d35f4130388e77?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">editor</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mendesak, Memindah Ibukota Negara</title>
		<link>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/mendesak-memindah-ibukota-negara/</link>
		<comments>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/mendesak-memindah-ibukota-negara/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Feb 2007 07:31:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/mendesak-memindah-ibukota-negara/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah lama tak terdengar, gagasan pemindahan ibukota negara atau pusat pemerintahan negara ke kawasan khusus di luar Jakarta kembali diwacanakan. Gagasan ini muncul setelah sejumlah aktivitas di Jakarta lumpuh total diterjang banjir selama sepekan terakhir. “Saya kira ide pemindahan ibukota negara ini tidak lagi sekadar wacana, tapi harus menjadi sebuah keputusan politik pemerintah. Pemerintah harus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibukotabaru.wordpress.com&amp;blog=766900&amp;post=13&amp;subd=ibukotabaru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah lama tak terdengar, gagasan pemindahan ibukota negara atau pusat pemerintahan negara ke kawasan khusus di luar Jakarta kembali diwacanakan. Gagasan ini muncul setelah sejumlah aktivitas di Jakarta lumpuh total diterjang banjir selama sepekan terakhir.</p>
<p>“Saya kira ide pemindahan ibukota negara ini tidak lagi sekadar wacana, tapi harus menjadi sebuah keputusan politik pemerintah. Pemerintah harus berani melakukan itu. Dan DPR akan mendorong agar ini segera dilakukan,” kata Wakil Ketua Komisi V DPR, Sofyan Mile, kepada Surabaya Post di Jakarta, Rabu (7/2) siang tadi.</p>
<p>Menurut Mile, beberapa pakar sudah memberi pandapatnya tentang pemindahan ibukota negara ini. Pemindahan ibukota ini katanya sangat baik untuk Indonesia ke depan. Namun sayang hingga kini ide pemindahan ini kurang mendapat dukungan. Minimnya dukungan ini karena selalu dikait-kaitkan dengan misteri atau yang bersifat kesejarahan. “Sebenarnya sejarah itu kan hanya bersifat catatan historical saja. Tidak terlalu berpengaruh,” katanya.</p>
<p><span id="more-13"></span></p>
<p>Ditegaskannya, konsep pemindahan kota ataupun warga itu bisa dilakukan. Artinya, memindahkan ibukota bukan hal baru. Karena Indonesia pernah terpaksa memindahkan ibukotanya ke Jogjakarta dan Bukittinggi akibat perang kemerdekaan. Bahkan rencana memindahkan ibukota juga bukan tidak ada. Pemerintah Hindia Belanda pernah mempersipkan Bandung sebagai ibukota negara untuk menggantikan Batavia, tetapi rencana ini gagal akibat Perang Dunia II. Mantan Presiden Soekarno juga pernah merencanakan Palangkaraya sebagai ibukota negara, tetapi belum sempat terealisasi. Selain itu, beberapa negara memiliki lebih dari satu ibukota negara. Sebagai contoh Malaysia memiliki dua kota yang berfungsi sebagai ibukota: Kualalumpur dan Putrajaya atau Belanda memiliki Amsterdam dan Den Haag. Bahkan Afrika Selatan memiliki tiga buah ibukota sekaligus yaitu Pretoria, Cape Town, dan Bloemfontein.</p>
<p>Juga Jerman, sudah tiga kali dilakukan pemindahan ibukota negara. Dan tidak ada masalah. “Pemindahan di Malaysia ini berjalan lancar. Sebenarnya kita yang punya gagasan awal untuk memindahkan ibukota negara ini. Tetapi kita kalah cepat dengan Malaysia. Jadi, bukan hal yang tabu kalau memang mau dilakukan. Tetapi prinsipnya, sejauh mana konsep pemerintah itu bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat atau warganya,” tutur politisi Golkar ini.</p>
<p>Karena itu, katanya, pemindahan ibukota negara je Jonggol layak dipertimbangkan. Diakuinya dari segi jarak, Jonggol sangat jauh. Jonggol termasuk ruang lingkup Pemda Bogor. Tapi kalau didukung dengan sistem transportasi yang bagus, jarak itu bukan persoalan serius. Apalagi dengan sistem transportasi yang bagus yang bisa menjamin seorang bisa tiba di tempat tujuan dengan tepat waktu. “Jadi, saya kira, pemindahan ke Jonggol itu sebuah konsep yang baik. Apakah warganya yang dipindahkan atau pusat pemerintahan yang dipindahkan? Yang jelas ini harus menjadi kebutuhan,” imbuhnya.</p>
<p>Dukungan pemindahan ibukota negara juga datang dari politisi Partai Demokrat (PD), Adjie Massaid. Menurutnya, ide memindahkan ibukota Negara di luar Jakarta sangat baik. Sebab selama ini kota pemerintahan dan kota niaga bersatu maka pemerataan pembangunan tidak akan tercapai. Namun tidak demikian kalau itu dipisahkan. “Kalau seandainya kota pemerintahan dipisahkan dengan kota niaga itu akan terjadi yang namanya pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia,” ujarnya.</p>
<p>Ditegaskannya, kondisi Jakarta saat ini sangat tidak ideal. “Kalau kita perhatikan semuanya ada di Jakarta, mulai dari ibukota negara, kantor-kantor pemerintahan, kantor-kantor pusat BUMN, pusat perdagangan, konsentrasi populasi, pusat perindustrian dan lain-lain. Kondisi ini tentu tidak ideal, fungsi yang satu seringkali menghambat fungsi yang lain. Idealnya, beberapa fungsi tersebut perlu dipindahkan ke kota lain. Memindahkan aktivitas perekonomian akan sangat sulit, tapi bukan tidak mungkin fungsi sebagai ibukota dipindahkan ke kota lain,” ujarnya.</p>
<p>Karena itu, perlu dipikirkan dengan baik rencana pemindahan ibukota negara itu ke Jonggol. Sebab ini sudah menjadi kebutuhan.</p>
<p>Soal anggaran? Adji mengaku bukan menjadi persoalan. Indonesia katanya negara yang sangat kaya. Karena itu, dari segi anggaran bukanlah persoalan yang serius. “Jadi, memang harus dipisahkan antara birokrat dan swasta,” tuturnya. (mer)<br />
Sumber : Surabaya Post</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ibukotabaru.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ibukotabaru.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ibukotabaru.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ibukotabaru.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ibukotabaru.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ibukotabaru.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ibukotabaru.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ibukotabaru.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ibukotabaru.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ibukotabaru.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ibukotabaru.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ibukotabaru.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ibukotabaru.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ibukotabaru.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ibukotabaru.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ibukotabaru.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ibukotabaru.wordpress.com&amp;blog=766900&amp;post=13&amp;subd=ibukotabaru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ibukotabaru.wordpress.com/2007/02/10/mendesak-memindah-ibukota-negara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c2d5d79e5cb4704e7d35f4130388e77?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">editor</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
