Surjadi Soedirdja: Perlu Studi Mendalam
Posted by editor on February 10, 2007
Mantan Gubernur DKI Jakarta Surjadi Soedirdja (1992-1997) mengatakan, inisiatif pemindahan Ibu Kota atau pusat pemerintahan negara diperlukan studi mendalam. Pemindahan ibu kota negara, seperti yang pernah disebut-sebut ke Jonggol, dapat dilakukan, tetapi membutuhkan waktu jangka panjang.
“Pemindahan Ibu Kota jangan hanya menjadi wacana, tetapi harus menjadi kajian melalui studi mendalam,” kata Surjadi, Rabu (14/6), dalam forum rapat dengar pendapat umum (RDPU) yang diselenggarakan Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang (Pansus RUU) Ibu Kota Negara DPR RI.
Surjadi beserta kelompok-kelompok masyarakat di Jakarta dimintai masukan Pansus RUU Ibu Kota. Berbagai kelompok masyarakat itu di antaranya Badan Musyawarah Betawi, Ikatan Warga Jakarta, Forum Betawi Rempug, Paguyuban Masyarakat Tionghoa, Perkumpulan Masyarakat Ambon, Kerukunan Warga Sulawesi, dan Paguyuban Masyarakat Papua.
Menurut Ketua Pansus RUU Ibu Kota Effendi MS Simbolon, masukan dari kelompok masyarakat etnis di Jakarta terkait terkait dengan komposisi masyarakat yang tinggal di Jakarta terdiri atas banyak etnis.
Dari sebagian kelompok etnis Betawi, misalnya, mengharapkan perhatian pemerintah supaya lebih untuk melestarikan budaya Betawi. (NAW)
Sumber : kompas